Penggunaan Metode Berorientasi Objek dalam Analisis dan Perancangan pada Non-Software Domain (Studi Kasus: UKM di Kota Bandung)


Penulis:Frencius, Indra Septiadi
ISSN:2337-3636
Vol:6
Bulan/Tahun:DESEMBER /2018
Abstrak:

Abstrak
Metode berorientasi objek sering digunakan untuk memodelkan sebuah sistem dalam software domain, meskipun sudah diakui dari sejak dahulu bahwa metode berorientasi objek juga cocok untuk pemodelan bisnis dan pengembangan dari sebuah produk non-software. Penggunaan metode berorientasi objek di luar software domain tetap dapat mengikuti proses pengembangan perangkat lunak seperti analisis, desain, hingga implemetasi.UKM (Usaha Kecil Menengah) adalah salah satu usaha pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi jumlah angka pengangguran. UKM dapat mengurangi jumlah angka pengangguran yang ada sehingga dapat mengurangi jumlah angka kemiskinan di Indonesia. Era globalisasi saat ini menuntut UKM untuk cepat beradaptasi, termasuk kepada perkembangan teknologi informasi. Teknologi informasi berkembang begitu cepat dan terus berubah setiap saat. Perkembangan ini sangat mempengaruhi gaya manusia melakukan sesuatu, baik kegiatan produksi maupun konsumsi. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah masih banyak UKM yang belum menggunakan teknologi informasi dalam menjalankan usahanya, sehingga berdampak pada lambatnya perkembangan UKM.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa metode berorientasi objek dapat digunakan dalam menganalisis dan merancang sistem di luar software domain. Studi kasus yang dilakukan adalah menganalisis kebutuhan teknologi informasi untuk UKM. Lingkup masalah pada penelitian ini dibatasi pada UKM konveksi di Kota Bandung yang belum menggunakan teknologi informasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melakukan observasi secara langsung dan wawancara langsung kepada pelaku UKM.

Kata kunci :Metode berorientasi objek, teknologi informasi, UKM


   

PT. PRATAMA CYBER SOLUTION