MODEL BIAYA KUALITAS YANG TERINTEGRASI DENGAN APPRAISAL COST


Penulis:Rida Norina, Hermita Dyah
ISSN:2337-3636
Vol:6
Bulan/Tahun:JUNI /2018
Abstrak:

Pada biaya manufaktur pasti ada biaya kuliatas. Biaya kualitas adalah biaya yang harus dikeluarkan saat perusahaan ingin atau banhkan meniadakan produk cacat yang dihasilkan. Model dasar biaya kulitas terbagi 3 biaya yaitu prevention, appraisal dan failure. Starcevic dan mijoc (2015) menyebutkan bahwa dari jumlah perusahaan manufaktur yang ada, hanya 71, 7% perusahaan yang telah mampu mendefinikan biaya kualitasnya dan 28,3% belum.Berdasarkan data penelitian Oliver (1999) yang dilakukan di Australian dari 138 sampel perusahaan , 35 perusahaan atau hanya 25,7 % sudah mengukur biaya kualitasnya dan 103 perusahaan belum mengukur biaya kualitasnya. 103 perusahaan yang belum mengukur biaya kulaitanya, hanya 37 perusahaan yang telah mampu mengidentifikasikan dan akan menghitung biaya kualitasnya, sedangkan sisanya 66 perusahaan belum mempunyai rencana untuk menghitung biaya kualitas yang dikeluarkan. Data ini menunjukan masih banyaknya perusahaan yang belum mampu mendefinisikan secara jelas variable apa saja yang terlibat secara detail dalam perhitungan biaya kualiatsnya.Lutfi A. Aniza (2013) yang telah mengembangkan formulasi rincian biaya kualitas yang berhubungan dengan total biaya manufaktur dimana biaya yang terlibat didalamnyaadalah biaya material, biaya tenaga kerja, biaya mesin dan set up serta biaya penanganan material.Chen danYang (2008)mengembangakan variabel-variabel yang terlibat dalam model biaya kualitas perusahaan tetapi tidak merinci secara detail. Penelitian ini merancang model biaya kualitas menggabungkan biaya kualitas khusunya appraisal cost dengan mengadopsi model Chen dan Lutfi.


   

PT. PRATAMA CYBER SOLUTION